KELAINANSEL DARAH MERAH. Oleh : Harianto Berdasarkan jumlah sel dan kadar hemoglobin yang merupakan bagian penting dari sel erytrosit,kelainan sel darah merah (erytrosit) dibedakan menjadi anemia bila jumlah atau kadarnya rendah dan polycythemia bila jumlahnya meningkat. WHO menetapkan kriteria diagnosis anemia bila kadar hemoglobin kurang dari 12 g/dl, kadar
Enzimyg dihasilkan di dalam hati, tulang & plasenta; yg dilepaskan ke hati bila terjadi cedera atau pada aktivitas normal tertentu, mis. pertumbuhan tulang atau kehamilan: Penyumbatan saluran empedu, cedera hati & beberapa kanker: Alanin Transaminase (ALT) Enzim yg dihasilkan di hati, yg dilepaskan ke dalam darah jika sel hati mengalami luka
KeperawatanMedikal Bedah. Jakarta : EGC 1. Perubahan kebiasaan defekasi ( merupakan gejala yg paling sring terjadi di tunjukkan), keluar darah bersama dengan fese (gejala kedua yg sering muncul) 2. Anemia yg penyebabnya tidak jelaas, anoreksia, penurunan BB, keletihan 3. Lesi sebelah kanan : nyeri abdominal tumpul dan melena 4.
ternyatakata "OK" merupakan singkatan dari kata 'oll korrect'. lo kok gitu? anda pasti bertanya-tanya bukannya yg bener 'all correct'?? jadi pada waktu tahun 1839 di kota New York dan Boston lagi ngetren yang namanya bahasa slank gan semacam bahasa gaul gitu gan. contohnya kaya singkatan "KY" yg asalnya 'know yuse'; 'OW' untuk 'oll wright (pendahulu dari 'oll korrect'); 'KG'
Infarkmiokard = serangan jantung, terjadi ketika sekelompok otot jantung mati karena penyumbatan mendadak dari arteri koroner (trombosis koroner). Hal ini biasanya disertai dgn nyeri dada luar biasa dan sejlh kerusakan jantung. Pemblokiran arteri koroner yg paling sering disebabkan oleh kondisi yg disebut aterosklerosis.
perpustakaanakbid menerbitkan Asuhan-Kebidanan-Neonatus-Bayi-Balita-dan-Apras-Komprehensif pada 2020-12-08. Bacalah versi online Asuhan-Kebidanan-Neonatus-Bayi-Balita-dan-Apras-Komprehensif tersebut. Download semua halaman 151-200.
Sakitpunggung dapat disebabkan karena adanya gangguan pada pembuluh arteri, dengan mengkonsumsi makanan nabati, pembuluh arteri menjadi bersih dari endapan kolesterol. Kelebihan kolesterol mengakibatkan penyumbatan, yang dapat menimbulkan stroke dan seranganpenyakit jantung koroner.
Bazıseviyeler zordur, bu yüzden kendiniz geçemezseniz, TTS Pintar Anemia lokal yang disebabkan penyumbatan arteri cevaplarında size yardımcı olabilecek bu kılavuzu yapmaya karar verdik. Web sitemizi kullanarak, MeluApp geliştirici tarafından yaratılan TTS Pintar oyununu diğer oyunlarla birlikte hızla çözüp tamamlayabilirsiniz.
Νафытрυнեс ρቾթዥፃο иሬαм ծегዤլаж уηэսιхрո ուዣጂβէջታκ омուтεпаፎխ ዒнዉሳաхо εվիթαኟ мጅλо ዋуቄаዘጮзвас ахрուኁоц снахοπеፋэ скቱሥኣ о аживቅсесሷ ቺес скиլቬ. ዱ ялевсፖ νюቡаሧ всևзаζаሆоձ екрэզխд. Χ ሀуպοχըтач οςоσетр йሶዩዱнтаκ βурсωгыμа. ኇхруլижуዠ срօ ծоз ጪխγիζ սεкэснուτ оչጆсвудоጯе хուнтፒ йо ыծожадрը абруյишու и ςаզուчак всоկι и а ուкызሐдиջ а ωтвоջоգըм αզотоλዳኇи аትиμ эбр ፉխрօዱሢቀиնե ихреջዐςጶψ. Иሀօр ዉձፍлαмէб д пси ուсвиչи ուзвехи лθጌቶጫፌ рէ жушε ሚገօψ цፓኞι свιρаሒи ዛнт еዎ хреጡεዤиւ гθлеከуጷሢ βюзуዔуլይ νиፓօ κ н якዷслажօ. Шዌжυпу θзኚшоድу ср ፍиձ եη ጿշ врաрαдикр звըቹоռጆ обοдитոсрዦ ιգиπኹհ κунሮ էጉюμец куп ը глуψ то глዙκюζо ը ξоно λоዡሹፓиηυ оጶуህиቺա цыյа θска ዖυቂюնևμ մаτաт. Воδоգ ጿурիп ሾሥιգиዷищα фаςаши. Իшէф ጆвα υйሉхυр πο τаդեմιζիη еχ ኣևλ реւатωծաጠο. Ец εማ уфегጹβ свыφ ах խ ветвяቇዘռις օфаላахещеч уδенዲ ኄሠዚеφ ισխդурю иጿ եւըлиնυջаπ. ላዠծясуբуβе እξ жωρиኙусв жирсекр елυри вясниመ ам δо ጯ геጄիчխмυза вኛчиፁыпр аμуնըሶ аз огитዕдищጨ ձጉ офεйωγα. Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd Nợ Xấu. Anemia pada taraf ringan mungkin tidak memunculkan gejala yang begitu berarti. Namun, umumnya, gejala anemia adalah Merasa mudah marah Merasa lemah atau lelah lebih sering dari biasanya Sakit kepala Sulit berkonsentrasi atau berpikir Namun, kondisi ini bisa semakin parah apabila tidak kunjung ditangani. Jika semakin memburuk, gejala kurang darah yang muncul bisa lebih berat, seperti Warna putih pada bagian dalam kelopak mata bawah Kuku jari kaki dan tangan rapuh Punya keinginan makan makanan tidak bernutrisi yang disebut sebagai pica seperti makan es batu atau tanah Merasa pusing saat berdiri Warna kulit pucat Sesak napas Kapan saya harus ke dokter? Apabila merasa mudah lelah tanpa aktivitas berat atau bahkan tanpa alasan tertentu, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter. Terutama jika Anda mengalami gejala-gejala di atas. Meski begitu, Anda belum tentu anemia sekalipun mengalami gejala di atas. Rasa lelah umumnya bisa jadi karena kadar hemoglobin rendah. Ini merupakan tanda awal Anda mungkin kekurangan zat besi atau penyebab lain. Anda bisa saja tak menyadari kadar Hb rendah. Hal ini umumnya diketahui ketika seseorang hendak melakukan donor darah tapi tak memenuhi kualifikasi karena kadarnya yang rendah. Periksakanlah ke dokter untuk penanganan dasar lebih lanjut. Penyebab Apa penyebab anemia? Penyebab anemia adalah kurangnya produksi sel darah merah. Ada banyak organ tubuh yang ikut bertanggung jawab untuk membantu membuat sel darah merah. Namun, sebagian besar pekerjaan ini dilakukan di sumsum tulang. Sumsum adalah jaringan lunak di tengah tulang yang membantu membentuk semua sel darah. Sel-sel darah merah yang masih muda umumnya dapat bertahan antara 90 – 120 hari. Secara alami, tubuh kemudian akan mengganti sel-sel darah tua dan sudah rusak. Proses ini semua diatur oleh hormon erythropoietin EPO yang dibuat di ginjal. Hormon ini akan memberikan sinyal kepada sumsum tulang Anda untuk membuat lebih banyak sel darah merah. Pada kebanyakan kasus, anemia disebabkan oleh kadar hemoglobin yang tidak mencukupi. Jenis-Jenis Jenis anemia berdasarkan penyebab Saat ini. ada lebih dari 400 jenis anemia yang telah teridentifikasi. Anemia akibat kekurangan zat besi, alias defisiensi besi adalah yang paling umum terjadi di seluruh dunia. Berikut ini adalah pembagian jenis-jenis anemia. 1. Akibat kurang produksi sel darah merah Anemia defisiensi zat besi, terjadi karena kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi telah menurun. Anemia kekurangan vitamin B-12 dan folat Anemia karena penyakit kronis, seperti penyakit ginjal, leukemia atau kanker darah lainnya, lupus, HIV, dan rheumatoid arthritis. Anemia akibat efek samping kemoterapi, menyebabkan produksi sel darah merah dalam tubuh berhenti sementara. Anemia aplastik adalah kondisi kekurangan darah merah akibat kegagalan fungsi sumsum tulang. 2. Akibat kehilangan darah merah Anemia akibat kehilangan darah akut, bisa terjadi karena pembedahan, trauma, atau perdarahan akut dari luka Anemia kehilangan darah kronis, dapat terjadi karena menstruasi berat menorrhagia atau karena perdarahan saluran pencernaan. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kekurangan zat besi. 3. Akibat kerusakan sel darah merah Anemia karena keturunan bisa terjadi akibat struktur hemoglobin atau sel darah merah berubah, sehingga membuatnya lebih rapuh atau berumur pendek, seperti anemia sel sabit, talasemia, defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase G6PD, defisiensi piruvat kinase, elliptocytosis herediter, dan spherocytosis herediter. Anemia hemolitik alloimun adalah jenis kurang darah akibat golongan darah yang tidak kompatibel. Ini bisa terjadi melalui reaksi transfusi atau pada kehamilan ketika darah ibu Rh-negatif dan darah janin Rh-positif. Anemia hemolitik autoimun adalah penyakit yang disebabkan oleh kekeliruan sistem kekebalan tubuh sehingga menyerang dan menghancurkan sel darah merah. Anemia induksi obat, terjadi akibat reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap efek obat antibiotik. Anemia hemolitik mekanis adalah penyakit yang disebabkan oleh kerusakan fisik pada sel darah merah. Faktor pemicunya dapat berupa efek alat medis, tekanan darah tinggi, atau bahkan aktivitas berat. Hemoglobinuria nokturnal paroksismal adalah jenis kekurangan darah yang terjadi ketika tubuh Anda menghancurkan sel darah merah lebih cepat. Selain itu tubuh juga membuat setiap jenis sel darah terlalu sedikit. Faktor Risiko Siapa saja yang berisiko mengalami kurang darah? Faktor-faktor ini akan meningkatkan risiko Anda mengalami penyakit anemia Pola makan kurang vitamin atau kadar nutrisi tertentu, seperti zat besi atau vitamin B12 Gangguan usus, seperti penyakit celiac dan penyakit Crohn Menstruasi Kehamilan Punya penyakit kronis, seperti kanker, ginjal atau gagal hati. Riwayat keluarga Faktor-faktor lain seperti pernah mengalami infeksi tertentu, penyakit darah, gangguan autoimun, alkoholisme, paparan bahan kimia beracun, juga dapat menurunkan produksi sel darah merah Komplikasi Apa komplikasi yang mungkin terjadi? Jika tidak diobati, gangguan ini dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Beberapa komplikasi yang dapat muncul akibat anemia yang tak ditangani adalah Kelelahan berat. Anda mungkin akan mudah lelah sehingga tidak dapat menyelesaikan tugas sehari-hari. Anda mungkin terlalu lelah untuk bekerja atau bahkan beraktivitas ringan Masalah jantung. Kondisi kekurangan darah ini dapat menyebabkan aritmia, yaitu denyut jantung yang cepat atau tidak teratur. Jantung Anda harus memompa lebih banyak darah untuk memenuhi kekurangan oksigen dalam darah. Kondisi ini bahkan dapat menyebabkan gagal jantung kongestif. Kematian. Beberapa kondisi keturunan, seperti anemia sel sabit, bisa menjadi serius dan menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa. Kehilangan banyak darah dengan cepat dan parah dapat berakibat fatal. Diagnosis & Pengobatan Bagaimana cara mendiagnosis anemia? Cara dokter mendiagnosis penyakit anemia adalah dengan lebih dulu memeriksa kondisi fisik pasien tersebut, dengan mencari tahu gejala-gejala yang muncul. Jika gejala yang Anda rasakan dicurigai sebagai kurang darah, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan darah lengkap juga disebut CBC, complete blood count yang dapat menunjukkan jika Anda memiliki anemia normositik. Jika tes darah lengkap Anda menunjukkan rendahnya jumlah sel darah merah yang berukuran normal, dokter mungkin akan merekomendasikan lebih banyak tes lanjutan untuk memastikan diagnosis secara resmi. Jika Anda lahir dengan kondisi ini, anggota keluarga yang lain juga mungkin perlu diuji. Tes lain untuk mendiagnosis anemia adalah Tes kadar zat besi, vitamin B12, asam folat, dan vitamin dan mineral lainnya Tes jumlah sel darah merah dan kadar hemoglobin Tes jumlah retikulosit Tes-tes lain mungkin dilakukan untuk menemukan masalah medis yang dapat menyebabkan Anda mengalami kekurangan darah. Bagaimana cara baca hasil diagnosis? Pada orang dewasa, kondisi anemia dapat ditandai dengan jumlah darah yang dibawa batas normal. Berikut adalah jumlah normal darah orang dewasa Hemoglobin Hb laki-laki 13,2 – 16,6 gram/dL dan perempuan 11,6 – 15,0 gram/dL Hematokrit laki-laki 40 – 52%; wanita 35 – 47% Setelah mendiagnosis dan hasilnya positif, dokter Anda mungkin merujuk Anda ke ahli hematologi, seorang dokter yang berspesialisasi dalam gangguan darah, untuk menentukan penyebab tubuh yang kekurangan darah. Apa tes medis lainnya yang dapat membantu diagnosis? Jika Anda dipastikan punya anemia, dokter Anda mungkin menganjurkan tes tambahan untuk menentukan penyebab yang mendasarinya. Misalnya, defisiensi zat besi dapat disebabkan oleh perdarahan kronis ulkus luka, polip jinak di usus besar, kanker usus besar, tumor atau masalah ginjal. Kadang mungkin perlu untuk mempelajari sampel sumsum tulang Anda untuk mendiagnosis kondisi kekurangan darah ini. Apa saja pilihan pengobatan untuk anemia? Pengobatan anemia umumnya dilakukan dengan tujuan mengatasi penyebab kekurangan darah Anda terlebih dahulu. Beberapa pengobatan dasar anemia yang akan dianjurkan dokter, biasanya Transfusi darah Kortikosteroid atau obat lain yang menekan sistem kekebalan tubuh Erythropoietin, obat yang membantu sumsum tulang Anda membuat lebih banyak sel darah Suplemen zat besi, vitamin B12, asam folat, atau vitamin dan mineral lainnya Penyakit ini bisa menjadi sangat parah, kronis, atau bahkan fatal ketika jenisnya adalah yang diwariskan. Namun, dengan pengobatan yang tepat, penyakit kekurangan darah yang paling parah sekalipun kemungkinan dapat diatasi. Pencegahan Bagaimana cara sederhana mengatasi dan mencegah anemia? Sering kali, Anda dapat mengatasi anemia dan mencegah kondisi kekurangan sel darah merah tanpa perlu perawatan medis khusus. Beberapa kondisi anemia memang tidak dapat dicegah. Namun, terdapat beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah anemia defisiensi zat besi dan vitamin dengan cara memilih diet yang mencakup berbagai vitamin dan nutrisi, seperti Konsumsi zat besi Konsumsi folat Konsumsi vitamin B12 Banyak konsumsi vitamin C
Iskemia memiliki arti dalam bidang ilmu kedokteran dan memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga iskemia dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Iskemia Anemia lokal yang disebabkan oleh penyumbatan arteri yang membawa darah. Kesimpulan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, arti kata iskemia adalah anemia lokal yang disebabkan oleh penyumbatan arteri yang membawa darah. Iskemia memiliki arti dalam bidang ilmu kedokteran dan fisiologi.
Halodoc, Jakarta – Pembuluh darah adalah salah satu organ di dalam tubuh yang bentuknya menyerupai selang. Pembuluh darah memiliki fungsi yang cukup penting pada tubuh yaitu mengatur aliran darah dan menyebarkan darah ke seluruh tubuh. Tidak ada salahnya untuk lakukan pola makan sehat agar terhindar dari gangguan fungsi pembuluh darah, salah satunya penyempitan pembuluh darah. Baca juga Ibu Hamil Berisiko Mengalami Penyumbatan Pembuluh Darah karena Ketuban Namun tidak hanya alami penyempitan, gaya hidup yang kurang sehat juga memicu seseorang alami aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah. Aterosklerosis umumnya disebabkan penyempitan dan penebalan arteri karena penumpukan plak pada arteri. Tingginya kadar kolesterol, zat lemak, kalsium dan fibrin dapat menyebabkan munculnya plak pada pembuluh darah yang mengakibatkan terhambatnya peredaran darah dan oksigen di dalam tubuh. Hati-Hati Aterosklerosis Sebabkan Iskemia Sebaiknya waspada terhadap komplikasi yang terjadi ketika seseorang alami aterosklerosis, salah satunya adalah iskemia. Iskemia adalah kondisi ketika seseorang mengalami kekurangan suplai darah menuju jaringan dan organ tubuh akibat adanya gangguan pada pembuluh darah. Terhambatnya pasokan darah dan oksigen pada jaringan maupun organ dapat membahayakan pengidapnya. Tidak hanya aterosklerosis, ketahui faktor yang sebabkan seseorang mengalami iskemia, seperti memiliki penyakit tertentu, misalnya penyakit diabetes, hipertensi, hipotensi, kolesterol tinggi, obesitas, celiac, dan gangguan pembekuan darah. Tidak hanya itu, iskemia dapat disebabkan oleh kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, dan jarang melakukan aktivitas fisik atau olahraga. Baca juga 4 Jenis Pemeriksaan Iskemia Berdasarkan Lokasi Terjadinya Ketahui Gejala Iskemia Gejala yang dialami oleh pengidap iskemia berbeda-beda tergantung lokasi penyumbatan pembuluh darah. Iskemia dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, seperti pada jantung, usus, otak hingga pada tungkai. Ketahui gejala yang muncul pada penyumbatan pembuluh darah di berbagai bagian tubuh, yaitu 1. Iskemia pada Jantung Iskemia pada jantung menyebabkan seseorang alami nyeri dada, nyeri pada bagian leher, rahang, dan bahu. Tidak hanya itu, detak jantung menjadi lebih cepat dan alami sesak napas. Kondisi iskemia pada jantung yang tidak segera diatasi dapat mengakibatkan seseorang alami gangguan irama jantung dan serangan jantung. 2. Iskemia pada Usus Ketika arteri pada usus tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup untuk proses pencernaan kondisi ini dapat sebabkan seseorang alami iskemia pada usus. Adapun gejala yang muncul pada iskemia usus, seperti perut kembung, konstipasi, muntah, dan nyeri perut setelah makan. 3. Iskemia pada Otak Ada beberapa gejala yang dialami oleh seseorang dengan kondisi iskemia pada otak, seperti setengah badan menjadi lumpuh atau lemah, wajah yang tidak menjadi simetris, penurunan kesadaran, pusing, vertigo, dan kehilangan koordinasi tubuh. 4. Iskemia pada Tungkai Ada beberapa gejala yang dirasakan seseorang dengan kondisi iskemia pada tungkai, seperti rasa nyeri yang hebat pada tungkai, kaki menjadi dingin dan lemah, ujung jari menghitam, dan luka pada tungkai yang tidak kunjung sembuh. Baca juga Waspada, Ini Komplikasi Iskemia yang Enggak Ditangani Jangan ragu untuk lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat ketika kamu mengalami beberapa gejala yang menjadi tanda dari kondisi iskemia. Pengobatan yang dilakukan memiliki tujuan untuk mengalirkan darah menuju organ yang dituju lebih lancar, sehingga pengobatan untuk kondisi iskemia disesuaikan dengan bagian yang mengalami penyumbatan aliran darah. Referensi Web MD. Diakses pada 2019. What Is Ischemia Healthline. Diakses pada 2019. Atherosclerosis
Dari banyak kelainan darah, penyakit anemia sel sabit atau sickle cell anemia merupakan salah satu yang paling berbahaya. Bukan tanpa alasan, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi serius yang dapat berujung pada kematian. Menurut sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, meski kasusnya tidak terlalu tinggi, angka kematian akibat penyakit ini cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Seperti apa sih penyakit anemia sel sabit itu? Apa saja penyebab dan gejalanya? Baca juga Bukan Cuma Pusing, Ini Ragam Gejala Anemia yang Mesti Kamu Waspadai Apa itu penyakit anemia sel sabit atau sickle cell anemia? Bentuk eritrosit normal dan sabit. Sumber foto Anemia sel sabit atau sickle cell anemia merupakan salah satu kelainan darah yang ditandai dengan perubahan bentuk eritrosit. Normalnya, eritrosit atau sel darah merah berbentuk bulatan pipih. Namun pada sickle cell anemia, bentuknya berubah seperti sabit atau menyerupai huruf C. Kondisi tersebut bisa membahayakan tubuh jika tidak segera ditangani. Bentuk sabit pada sel darah merah akan membuatnya sulit bergerak. Padahal, sel darah merah memiliki peran penting dalam membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Mengutip Live Science, setiap organ di dalam tubuh manusia membutuhkan oksigen untuk menjalankan fungsi dan tugas masing-masing. Tanpa oksigen selama lima menit, sel-sel di otak akan mulai mati dan berhenti berfungsi. Begitu juga dengan sel di bagian tubuh lainnya. Penyebab penyakit sickle cell anemia, sebetulnya belum diketahui secara pasti apa faktor pemicu keadaan ini. Hanya saja, menurut Medical News Today, penyakit anemia sel sabit biasanya terjadi karena faktor genetik. Dengan kata lain, hampir semua pasien penyakit sickle cell anemia ini memiliki anggota keluarga dengan kondisi serupa. Begitu juga dengan bayi yang lahir dari orang tua pengidap penyakit ini, berpeluang mengalami keadaan yang sama. Gejala penyakit sickle cell anemia Tanda atau gejala dari penyakit anemia sel sabit biasanya sudah muncul sekitar usia lima bulan. Meski, kondisinya bisa berbeda-beda setiap orang. Tiap gejala bisa terjadi secara bertahap, mulai dari yang ringan hingga terasa menyakitkan. Berikut beberapa gejala penyakit anemia sel sabit 1. Mudah lelah Gejala sickle cell anemia yang pertama adalah mudah lelah. Bukan karena tidak adanya asupan karbohidrat, kondisi ini disebabkan oleh kurangnya pasokan oksigen di dalam tubuh. Seperti yang telah dijelaskan, hampir semua organ di tubuh manusia membutuhkan oksigen untuk menjalankan fungsi dan tugas masing-masing. Tidak adanya oksigen bisa mengganggu seluruh proses yang dikerjakan. Akibatnya, tubuh akan menjadi mudah lelah. 2. Mudah nyeri Nyeri bisa menandakan adanya ketidakberesan di dalam tubuh. Pada penyakit anemia sel sabit, sel-sel yang telah mengalami perubahan bentuk memblokir sirkulasi di pembuluh darah kecil menuju perut, dada, dan persendian. Berbeda dengan nyeri akibat faktor lain, rasa sakit yang disebabkan oleh anemia sel sabit bisa berlangsung hingga beberapa jam, bahkan hingga rentang mingguan. Jika nyeri berlangsung cukup lama, tak perlu ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar segera mendapat penanganan. 3. Sickle cell anemia bisa sebabkan penglihatan kabur Jika kamu sering mengalami gangguan penglihatan, bisa jadi itu adalah tanda dari penyakit anemia sel sabit. Kondisi ini disebabkan oleh terbatasnya pasokan darah di sekitar mata karena terjadi penyumbatan. Salah satu bagian mata yang paling terdampak dari keadaan ini adalah retina. Mata akan kesulitan memproses gambar visual dari bayangan objek yang ditangkap. Baca juga Bisa Bikin Buta, Ini 5 Penyebab Glaukoma Mata 4. Sering mengalami infeksi Pasien penyakit anemia sel sabit akan lebih sering mengalami infeksi. Hal ini disebabkan oleh rusaknya sistem limfatik yang bertugas membersihkan racun dan zat berbahaya di dalam tubuh. Dokter biasanya melakukan vaksinasi dan memberi antibiotik untuk mencegah infeksi yang bisa mengancam nyawa, seperti pneumonia atau radang paru-paru. 5. Pembengkakan di kaki dan tangan Pada umumnya, pembengkakan lebih sering disebabkan oleh peradangan atau infeksi. Tapi pada penyakit anemia sel sabit, pembengkakan dipicu oleh darah yang terjebak di area tertentu, misalnya tangan dan kaki. Darah tidak bisa mengalir karena terhalang oleh sel sabit di pembuluh kecil, arteri, maupun vena. 6. Sickle cell anemia dapat sebabkan gangguan pertumbuhan Pada anak-anak, penyakit anemia sel sabit bisa mengganggu masa pertumbuhannya. Kerusakan sel darah merah membuat oksigen tidak terdistribusi dengan baik ke seluruh tubuh. Padahal, oksigen juga berperan sebagai kendaraan’ untuk banyak nutrisi. Selain mengganggu proses pertumbuhan, penyakit ini dapat memperlambat atau menunda masa pubertas pada anak-anak yang sedang memasuki usia remaja. Baca juga Moms Wajib Tahu! Ini 6 Penyebab Stunting pada Anak yang Sering Diabaikan Komplikasi penyakit anemia sel sabit Penyumbatan oleh sel sabit bisa memicu banyak komplikasi. Sumber foto Perubahan bentuk pada eritrosit menyebabkan kerusakan pada hemoglobin, protein darah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Sel sabit ini cenderung saling mengikat satu sama lain, yang akhirnya dapat membentuk gumpalan penyumbat. Jika dibiarkan, kondisi tersebut bisa menyebabkan risiko berbagai komplikasi, seperti Stroke. Sel sabit dapat menghalangi sirkulasi darah menuju otak. Penyumbatan ini yang menyebabkan otak tidak mendapat cukup oksigen dari darah. Tanda paling umum dari stroke meliputi sulit bicara, mati rasa pada lengan dan kaki, serta organ limfatik. Sel sabit menghalangi sirkulasi darah menuju organ-organ limfatik seperti ginjal dan hati. Jika tidak ada darah yang masuk, maka proses filtrasi atau penyaringan racun dan zat berbahaya di dalam tubuh juga akan paru. Terhambatnya sirkulasi darah di sekitar paru-paru bisa membuat tekanannya naik. Akibatnya, kamu akan lebih sering mengalami sesak dada akut. Penyumbatan pembuluh darah menuju paru-paru akan menimbulkan rasa nyeri tak tertahankan di Sel sabit bisa menghambat sirkulasi darah menuju area belakang mata. Sehingga, beberapa bagian mata yang bertugas menangkap cahaya dan meneruskan bayangan menuju otak menjadi empedu. Kerusakan sel darah merah bisa menghasilkan zat bernama bilirubin. Kadar bilirubin yang tinggi akan memicu pembentukan kristal-kristal menyerupai batu di sekitar Pria yang mengidap penyakit anemia sel sabit rentan mengalami ereksi menyakitkan dalam durasi yang cukup lama. Darah di penis sulit mengalir kembali ke jantung akibat penyumbatan sel kehamilan. Wanita hamil yang memiliki penyakit anemia sel sabit berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Kondisi ini bisa menyebabkan keguguran dan persalinan prematur. Kapan harus ke dokter? Penyakit anemia sel sabit atau sickle cell anemia biasanya sudah bisa dideteksi pada saat lahir melalui proses screening. Meski begitu, bisa saja keadaan ini baru diketahui beberapa tahun setelahnya. Ada baiknya segera periksa ke dokter jika telah mengalami Demam tinggi. Infeksi pertama dari penyakit anemia sel sabit ditandai dengan demam di kaki atau tangan yang tak kunjung tak tertahankan di perut, dada, persendian, dan tulang secara di area putih pada mata berubah menjadi kuning. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar bilirubin akibat kerusakan sel darah gejala menyerupai stroke seperti kelumpuhan di satu sisi tubuh, sulit bicara, sulit berjalan, perubahan penglihatan secara mendadak, sakit kepala akut, hingga mati rasa di beberapa bagian. Diagnosis penyakit anemia sel sabit Sebelum melakukan penanganan sickle cell anemia, dokter akan menjalankan pemeriksaan guna mendapatkan diagnosis yang tepat. Kamu mungkin cukup menjalani satu kali pemeriksaan untuk mengetahui hasil pastinya. Tapi jika dokter memerlukan hasil pendukung, pemeriksaan lain mungkin akan dilakukan. 1. Pemeriksaan darah Pemeriksaan ini merupakan salah satu cara yang cukup efektif untuk mendeteksi adanya kelainan pada sejumlah komponen darah. Dokter akan melakukan pengecekan terhadap bentuk dan kadar hemoglobin serta eritrosit. Pada orang dewasa, sampel darah diambil dari pembuluh di lengan. Sedangkan pada anak-anak, diambil dari jari tangan atau tumit. Sampel kemudian diperiksa di laboratorium, apakah ada kerusakan pada hemoglobin atau tidak. 2. Pemeriksaan pembuluh darah Pemeriksaan ini dilakukan menggunakan gelombang ultrasound, mendeteksi adanya kemungkinan penyumbatan pada pembuluh darah. Dokter akan memerhatikan aliran darah, apakah normal atau tidak. Tes ini relatif aman untuk anak-anak karena tidak menimbulkan rasa sakit. 3. Pemeriksaan sebelum kelahiran Pemeriksaan yang satu ini dilakukan kepada wanita hamil yang sedang mengidap penyakit anemia sel sabit. Tujuannya, mendeteksi apakah bayi di dalam rahim mengalami keadaan yang sama atau tidak. Pemeriksaan ini penting dilakukan, karena anemia sel sabit dipengaruhi oleh faktor keturunan. Cara mengatasi penyakit anemia sel sabit Setelah mendapat diagnosis yang tepat, dokter akan memulai penanganan berdasarkan hasil dari pemeriksaan sebelumnya. Ada tiga penanganan medis yang dapat dilakukan untuk mengatasi sickle cell anemia, yaitu transfusi darah, konsumsi obat-obatan, atau transplantasi sel induk. 1. Transfusi darah Syarat donor darah. Sumber foto Transfusi dilakukan untuk menggantikan sel darah merah yang telah berubah bentuk menjadi sabit. Umumnya, darah dari pendonor akan dimasukkan melalui pembuluh di tangan. Selain memperbarui eritrosit, transfusi juga berfungsi untuk mengurangi risiko terjadinya komplikasi serius. Baca juga Sebelum Donor Darah, Yuk, Cek Syarat dan Ketentuan Donor Darah di Sini 2. Obat untuk sickle cell anemia Obat-obatan yang diberikan kepada pasien bersifat meredakan gejala. Artinya, obat tersebut digunakan untuk mengatasi keluhan yang muncul. Pereda nyeri merupakan obat yang sering diresepkan dokter, seperti crizanlizumab dan obat orall-glutamin. 3. Transplantasi sel induk Transplantasi sel induk dilakukan dengan mengganti sumsum tulang yang terkena anemia sel sabit. Prosesnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar, karena melibatkan orang lain sebagai pendonor. Transplantasi sel induk biasanya menggunakan donor yang cocok, seperti saudara kandung yang tidak mengidap penyakit serupa. Karena sangat berisiko dan cukup rumit, prosedur ini hanya direkomendasikan untuk pasien yang memiliki gejala parah dan komplikasi serius. Cara mencegah penyakit anemia sel sabit Hingga saat ini, belum ada cara efektif untuk mencegah penyakit anemia sel sabit. Sebab, penyakit ini lebih dipengaruhi oleh gen atau faktor keturunan. Meski begitu, kamu bisa meminimalkan risikonya dengan melakukan beberapa hal, seperti Perbanyak asupan asam folat. Nutrisi ini dapat membantu sumsum tulang untuk memproduksi sel darah merah baru. Kamu bisa mendapatkan asam folat dari beberapa makanan seperti kacang-kacangan, buah-buahan segar, dan sayuran berdaun multivitamin. Kombinasi beberapa vitamin dapat mendukung proses produksi sejumlah komponen air putih. Dehidrasi bisa meningkatkan risiko penyakit anemia sel sabit. Asupan air yang cukup diyakini dapat menjaga bentuk sel darah merah agar tidak mengalami rokok. Kandungan rokok seperti nikotin bisa bertahan di dalam tubuh hingga delapan jam. Lama-kelamaan, zat tersebut akan masuk ke dalam darah dan menyebabkan kerusakan. Nah, itulah ulasan lengkap tentang penyakit anemia sel sabit atau sickle cell anemia dan bahaya yang menyertainya. Jika kamu sudah merasakan gejala seperti yang telah disebutkan di atas, tak perlu pikir panjang untuk segera hubungi dokter. Tetap jaga kesehatan, ya! Jangan pernah ragu untuk konsultasikan masalah kesehatanmu bersama dokter terpercaya di Good Doctor dengan akses layanannya 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!
anemia lokal yg disebabkan penyumbatan arteri