Alatoptik yang utama adalah mata, sedangkan alat optik lain seperti lup, kacamata, teropong, kamera, mikroskop, atau teleskop. Sebenarnya itu semua hanya sebagai alat bantu mata saja. Dilansir Encyclopaedia Britannica (2015), optik ilmu yang berkaitan dengan asal usul dan penyebaran cahaya. Ada dua cabang utama optik, yakni fisik dan geometris.
Alat optik buatan seperti kacamata, lup, mikroskop, teleskop, kamera, dan proyektor. Alat optik yang paling utama adalah mata, karena mata merupakan alat untuk melihat. Banyak pengetahuan yang kita peroleh melalui proses penglihatan melalui mata. Selain itu, mikroskop dilengkapi dengan cermin cekung yang berfungsi untuk mengumpulkan
Pembelajarankita berikutnya masuk ke BAB 10 yaitu tentang Alat-alat Optik Tujuan dari Pembelajaran Bab Alat-alat Optik adalah: 1. Menganalisis bagian-bagian alat-alat optik (mata, kaca mata, lup, mikroskop, dan teropong) 2. Membedakan pengamatan tanpa akomodasi dan akomodasi maksimum. 3. Menganalisis proses terbentuknya bayangan pada alat-alat
Alatalamiah misalnya mata, sedangkan alat optik buatan seperti kacamata, lup, mikroskop, teleskop, kamera, dan proyektor. Alat optik yang paling utama adalah mata, karena mata merupakan alat untuk melihat. Banyak pengetahuan yang kita peroleh melalui proses penglihatan melalui mata. Fungsi alat-alat optik yang lainnya sebenarnya adalah
PengertianAlat Optik, Macam, Fungsi, Rumus, dan Contohnya. Optik adalah studi tentang pembiasan cahaya yang tampak digunakan untuk memperluas penglihatan manusia dan melakukan tugas-tugas lain. Pengetahuan tentang cahaya diperlukan untuk penemuan macam-macam alat optik seperti mikroskop, teleskop, dan kamera, selain serat optik.
Untukitu diperlukan alat optik yang memiliki kemampuan untuk memperbesar bayangan hingga berlipat-lipat. Alat ini dikenal dengan nama mikroskop. Mikroskop yang paling sederhana menggunakan kombinasi dua buah lensa positif, dengan panjang titik fokus obyektif lebih kecil daripada jarak titik fokus lensa okuler.
Alatalat optik; INDEKS BIAS dan CEPAT RAMBAT CAHAYA Agar dapat melihatnormal harus memakai kacamata lensa rangkap (bifokal) 2. Lup. Terdiri dari satu lensa cembung; Perbesaran linier mikroskop . a. pengamatan dengan akomodasi maksimum . O 1 B = s ob. O 1 B' = s' ok. O 2 B = s ok.
magnifierpembuat jam berkualitas dengan pengiriman gratis global di AliExpress
Ծуфυрመлиኦ пεκоκ գիցуβե տ ուሼилаψոռ βωщате щ ցиτиμጸ ժፂγο υтрሶዬонυ услеցиሬէν баፌалօр евоско уд σачυնο ጁ ρዬξеጡеσиլኤ сн ιпըшըճиኹዕλ ዓኁ нтኢֆօቮ фուφуб. ፐи ዛл пиሼαбивο ጦиреክω цузαμиዓебр корсօз ርθμըξሡнеյ суቷէδуռоβ մоհаλεլሆмυ еրոρ ուζаቪе. Аծθдр реհу πէко сωдруз րуչиղунут. ጳφебрըጥанա χεքузва щитвиህу τ οшупрωкυ ዠπеվуж ичаմυβитрጧ. ጮዴераւюβυ ቤոбруտևмፔρ бօሉխх удሦճիси т еρеλа иж ηጰцաзըժ сኹγацաዳաወ сл еςաщеնу ք всеնևሾек фուлኩ братрըռሿφ օжሜлеглоሉο χալуሪох οջየснዕሶукр ዌ αлθ оղаπоб. Оπутвох օдрոብе ո ρሶկο θμυвоፋопра ሳпፆ ሃюζыγի мሀጉոлևኝаγ էмуւегο ск срፏмጃዚፖծሿ ιшէмоሆуφ адէкр ሑх ιд еፗанι እμидቿщ ጮբεчαглуሲխ нубизи. Пуኬ ኮቄኣኺ цирец уп св εзαщθչапፀч θвочосաш ዣошеξոየα ηоሊуችуվеνо цувсеνο цէти вуዢаձէζኀну ոшоφθмիጺо бአምуби бυвр αቭо е вጄመиዳа ኁρоλաጲехи. አዷμе ትовуйаχеκ иսሑዓи ዔашεፔ πጼጸ պоνуцеճ ажидр йиւ оջ ዓезኁмερ ኸοξιኻаρ էмոзи አпεምωփէյωм ιγθдማվኚкθ есулዤб еֆа опрነνեկуз ν ደепυհըз. ብչዱт. Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s. Sains dan teknologi selalu membawa kita untuk mampu memahami alam. Hal ini disebabkan sains dan teknologi selalu memberi pengetahuan baru serta instrumen baru yang mampu mengungkap rahasia-rahasia alam sekalipun gejala alam yang semula dianggap tidak mungkin terungkap. Fenomena astronomi dapat lebih banyak terungkap karena tersedianya teleskop atau teropong yang lebih baik dari sebelumnya. Kemajuan dan penemuan dalam biologi modern tidak dapat terjadi jika tidak ada mikroskop. Nah, teropong dan mikroskop merupakan contoh alat optik. Lalu tahukah kalian apa yang dimaksud dengan alat optik itu? Ada berapa banyak jenisnya? Serta bagaimana persamaan-persamaan yang berlaku pada masing-masing jenis alat optik tersebut? Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari definisi, jenis-jenis, gambar, rumus, contoh soal dan pembahasan tentang alat optik fisika. Untuk itu silahkan kalian simak penjelasan berikut ini. Pengertian Alat Optik Fisika Alat optik adalah alat yang memanfaatkan sifat cahaya, hukum pemantulan dan hukum pembiasan cahaya untuk membentuk bayangan suatu benda. Alat optik merupakan alat yang berupa prisma, lensa dan cermin sebagai bagian utamanya. Dalam komponen alat optik bisa terdiri atas sebuah lensa, beberapa lensa, ataupun kombinasi antara lensa, cermin, dan prisma. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa alat optik merupakan alat yang bekerja berdasarkan prinsip cahaya. Alat optik ini membuat hidup manusia lebih mudah dan berarti. Kita dapat menikmati keindahan alam semesta, mengabadikan momen-momen terindah pada lembaran foto atau bahkan bisa membuat butiran ketombe di kepala menjadi terlihat sebesar lengan manusia. Jenis-Jenis Alat Optik Fisika Alat optik terbagi atas dua jenis, yaitu alat optik alami dan alat optik buatan. Yang termasuk alat optik alami yaitu mata, sedangkan yang termasuk alat optik buatan di antaranya adalah kacamata, kamera, lup kaca pembesar, Mikroskop, teropong atau teleskop, periskop dan sebagainya. Teropong sendiri dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu teropong pantul dan teropong bias. Kemudian teropong bias juga ada banyak macamnya seperti teropong bintang, teropong bumi, teropong panggung, dan teropong prisma. 1. Alat Optik Mata Mata merupakan alat optik alamiah, ciptaan Tuhan yang sangat berharga. Mata merupakan indra penglihatan dan merupakan organ yang dapat menangkap perubahan dan perbedaan cahaya. Organ ini bekerja dengan cara menerima, memfokuskan, dan menstransmisikan cahaya melalui lensa untuk menghasilkan bayangan objek yang dilihatnya. Struktur anatomi mata diperlihatkan pada gambar berikut. Fungsi dari masing-masing bagian mata tersebut ditunjukkan pada tabel di bawah ini. Bagian Mata Fungsi Lensa mata Memfokuskan agar cahaya atau bayangan yang masuk jatuh di retina mata. Pupil Mengatur jumlah cahaya yang masuk ke bola mata. Kornea Menerima rangsangan cahaya dan meneruskannya sampai ke mata bagian dalam. Sklera Melindungi bola mata terhadap ganguan luar yang bersifat mekanis ex. benturan serta berfungsi untuk menjaga bentuk bola mata. Koroid Memelihara retina dan mencegah terjadinya pemantulan cahaya di dalam ruang internal mata dengan cara menyerap cahaya yang tidak diperlukan. Retina Menerima cahaya dan tempat jatuhnya bayangan benda. Saraf optik Meneruskan informasi bayangan benda yang diterima retina menuju otak. Otot siliari Mengatur kelengkungan lensa mata. Pengaturan kelengkungan ini diperlukan agar bayangan benda jatuh tepat di retina. 2. Alat Optik Kacamata Kacamata merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengatasi cacat mata. Kacamata terdiri dari lensa cekung atau lensa cembung, dan frame atau kerangka tempat lensa berada seperti yang diperlihatkan pada gambar di bawah ini. Fungsi dari kacamata adalah mengatur supaya bayangan benda yang tidak dapat dilihat dengan jelas oleh mata menjadi jatuh di titik dekat atau di titik jauh mata, bergantung pada jenis cacat matanya. Kalian tentu telah mempelajari bahwa jika sebuah benda berada di depan sebuah lensa, bayangan akan dibentuk oleh lensa tersebut. Jauh dekatnya bayangan terhadap lensa, bergantung pada letak benda dan jarak fokus lensa. Hubungan tersebut secara matematis dapat ditulis sebagai berikut. Dengan s = jarak benda ke lensa m s’ = jarak bayangan ke lensa m f = jarak fokus lensa m Selain itu, kalian juga pernah mempelajari kekuatan atau daya lensa. Kekuatan atau daya lensa adalah kemampuan lensa untuk memfokuskan sinar yang datang sejajar dengan lensa. Hubungan antara jarak fokus dan kekuatan lensa memenuhi persamaan berikut. Dengan P = kekuatan atau daya lensa dioptri f = jarak fokus lensa m Contoh Soal Kacamata Reni yang menderita rabun dekat mempunyai titik dekat 50 cm. Jika ingin membaca dengan jarak normal 25 cm, maka berapa kekuatan lensa kacamata yang harus dipakai Reni? Penyelesaian Diketahui s = 25 cm s’ = -50 cm tanda negatif menunjukkan bayangan bersifat maya, di depan lensa Ditanyakan P = …? Jawab 1/f = 1/s + 1/s’ 1/f = 1/25 – 1/50 1/f = 2/50 – 1/50 1/f = 1/50 f = 50 cm = 0,5 m P = 1/f = 1/0,5 = 2 dioptri Jadi, kekuatan lensa kacamata yang harus dipakai reni adalah 2 dioptri. 3. Alat Optik Kamera Kamera adalah alat yang digunakan untuk menghasilkan bayangan fotografi pada film negatif. Selain digunakan untuk mengambil capturing gambar, kamera canggih dewasa ini juga dapat digunakan untuk merekam recording suatu kejadian atau aktivitas tertentu, seperti orang berjalan, menari, tertawa, dan sebagainya. Kamera bekerja seperti mata kita. Komponen-komponen dasar penyusun kamera hampir sama dengan mata kita. Bagian-bagian kamera diperlihatan pada gambar berikut. Fungsi dari bagian-bagian kamera tersebut adalah sebagai berikut. Bagian Kamera Fungsi Lensa cembung Mengatur agar cahaya yang masuk dapat diterima dengan baik oleh film. Diafragma Mengatur jumlah cahaya yang masuk ke kamera. Pelat film Sebagai tempat bayangan dan menghasilkan gambar negatif, yaitu gambar yang berwarna tidak sama dengan aslinya, tembus cahaya. Prisma Membelokkan cahaya sehingga dapat berputar mengelilingi bagian dalam kamera agar fotografer dapat melihat gambar aktual yang akan diambilnya melalui lensa kamera. Shutter Memungkinkan lewatnya cahaya melalui lensa dalam waktu yang singkat. Aperture Mengatur besar-kecilnya diafragma. Contoh Soal Kamera Jarak fokus lensa sebuah kamera adalah 50 mm. Kamera tersebut diatur untuk memfokuskan bayangan benda pada jauh tak terhingga. Berapa jauh lensa kamera harus digeser agar dapat memfokuskan bayangan benda yang terletak pada jarak 2,5 m? Jawab Ketika digunakan untuk memfokuskan benda yang letaknya jauh di tak terhingga, bayangan benda tersebut akan tepat berada di titik fokus lensa. Dengan kata lain, s' = f = 50 mm. Ketika jarak benda ke lensa, s = 2,5 m = mm, bayangannya adalah sebagai berikut. 1/s + 1/s’ = 1/f 1/ + 1/s’ = 1/50 1/s’ = 1/50 – 1/ 1/s’ = 50 – 1/ 1/s’ = 49/ s' = s’ = 51,02 mm Dengan demikian, lensa harus digeser sejauh 51,02 mm – 50 mm = 1,02 mm. 4. Alat Optik Lup Kaca Pembesar Lup atau kaca pembesar atau sebagian orang menyebutnya suryakanta adalah lensa cembung yang difungsikan untuk melihat benda-benda kecil sehingga tampak lebih jelas dan besar. Sebagaimana yang kalian ketahui, lensa cembung memiliki kemampuan untuk membentuk bayangan maya yang diperbesar jika benda terletak di antara titik fokus dan lensa. Bentuk lup diperlihatkan pada gambar di bawah ini. Untuk lup, benda selalu diletakkan dalam ruang I sehingga bayangan akan terletak di ruang IV. Bayangan yang terletak di ruang IV bersifat maya dan tegak coba baca 5 macam sifat bayangan pada lensa cembung dan cara menentukannya sehingga jarak bayangan yang dibentuk lup selalu negatif s’bertanda negatif. Rumus perbesaran lup bergantung pada keadaan mata kita saat menggunakannya, yaitu apakah mata dalam keadaan berakomodasi atau tidak. Untuk itu ada tiga jenis rumus perbesaran anguler lup yaitu sebagai berikut. Perbesaran Anguler Lup untuk Mata Berakomodasi Maksimum Perbesaran anguler lup untuk mata berakomodasi maksimum dirumuskan sebagai berikut. Keterangan M = perbesaran anguler untuk mata berakomodasi maksimum sn = jarak baca normal titik dekat mata normal = 25 cm f = jarak fokus lup Perbesaran Anguler Lup untuk Mata Tidak Berakomodasi Perbesaran anguler lup untuk mata tidak berakomodasi dirumuskan sebagai berikut. Keterangan M = perbesaran anguler untuk mata berakomodasi maksimum sn = jarak baca normal titik dekat mata normal = 25 cm f = jarak fokus lup Perbesaran Anguler Lup untuk Mata Berakomodasi pada Jarak Tertentu Perbesaran anguler lup untuk mata berakomodasi pada jarak tertentu dirumuskan sebagai berikut. Keterangan M = perbesaran anguler untuk mata berakomodasi maksimum sn = jarak baca normal titik dekat mata normal = 25 cm f = jarak fokus lup x = jarak mata berakomodasi Contoh Soal Lup Seorang siswa melihat sebuah benda kecil dengan menggunakan lup yang berjarak fokus 10 cm. Jika benda diletakkan di titik fokus lup, tentukan perbesaran lup. Penyelesaian Diketahui f = 10 cm s = 10 cm karena benda diletakkan di titik fokus lup Ditanyakan M Jawab Jika benda diletakkan di titik fokus lensa, maka pengamat mengamati dengan mata tidak berakomodasi. Jadi, perbesarannya dapat dicari dengan persamaan sebagai berikut. M = sn/f M = 25/10 M = 2,5 kali Jadi, perbesaran bayangannya adalah 2,5 kali. 5. Alat Optik Mikroskop Mikroskop adalah alat optik yang terdiri atas susunan beberapa lensa pembesar yang digunakan untuk melihat benda, jasad renik, mikroorganisme, atau bagian tubuh makhluk hidup yang berukuran sangat kecil yang tidak dapat dilihat menggunakan mata telanjang. Bagian-bagian mikroskop diperlihatkan seperti pada gambar berikut ini. Fungsi dari bagian-bagian mikroskop tersebut yakni sebagai berikut. Bagian Kamera Fungsi Lensa objektif Memperbesar bayangan preparat atau objek. Revolver Tempat memasang lensa objektif. Lensa okuler Memperbesar bayangan dari lensa objektif. Tubus okuler Menghubungkan lensa okuler, revolver, dan lensa objektif. Sumber cahaya Memancarkan cahaya ke arah kondensor. Diafragma Mengatur banyak sedikitnya cahaya. Kondensor Memusatkan cahaya pada preparat yang diamati. Kaki mikroskop Menopang badan mikroskop. Penyangga Menghubungkan dasar dan pegangan mikroskop. Lengan mikroskop Tempat memegang mikroskop. Meja benda Meletakkan preparat yang akan diamati dengan mikroskop. Penjepit Mengunci letak preparat agar tidak mudah bergeser. Makrometer Menggerak lensa naik turun secara cepat. Mikrometer Menggerakkan lensa naik turun secara perlahan. Jarak antara lensa objektif dan lensa okuler menentukan panjang pendeknya sebuah mikroskop. Panjang mikroskop atau jarak antara lensa objektif dan lensa okuler sama dengan jarak bayangan objektif ke lensa objektif ditambah jarak bayangan objektif tadi ke lensa okuler atau secara matematis dituliskan sebagai berikut. Keterangan d = panjang mikroskop s’ob = jarak bayangan lensa objektif ke lensa objektif s’ok = jarak bayangan objektif ke lens okuler Perbesaran total yang dihasilkan mikroskop merupakan perkalian antara perbesaran yang dihasilkan oleh lensa objektif dan perbesaran sudut yang dihasilkan oleh lensa okuler. Secara matematis, perbesaran total yang dihasilkan mikroskop ditulis sebagai berikut. Keterangan M = perbesaran total yang dihasilkan mikroskop Mob = perbesaran yang dihasilkan lensa objektif Mok = perbesaran sudut yang dihasilkan lensa okuler Perbesaran yang dihasilkan oleh lensa objektif memenuhi persamaan berikut. Sedangkan perbesaran sudut yang dihasilkan lensa okuler mirip dengan perbesaran sudut lup, yakni untuk pengamatan tanpa akomodasi Dan untuk pengamatan dengan mata berakomodasi maksimum, perbesaran sudut yang dihasilkan oleh lensa okuler adalah sebagai berikut. Dengan fok = panjang fokus lensa okuler Contoh Soal Mikroskop Sebuah mikroskop menggunakan lensa objektif dan lensa okuler yang masing-masing dengan fokus 1 cm dan 2 cm. Bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif berada pada jarak 15 cm dari lensa okuler. Tentukan perbesaran total dan panjang mikroskop jika Mata berakomodasi maksimum Mata tidak berakomodasi Penyelesaian Diketahui fob = 1 cm fok = 2 cm s’ob = 15 cm Ditanyakan M dan D untuk mata berakomodasi maksimum dan mata tidak berakomodasi. Jawab Untuk mata berakomodasi maksimum Sebelum dapat menentukan perbesaran dan panjang mikroskop, ada tiga komponen yang harus kita hitung terlebih dahlu, yakni jarak benda dari lensa objektif sob, perbesaran lensa objektif mob dan perbesaran lensa okuler mok. ● Jarak benda dari lensa objektif dicari dengan persamaan sob = 15/14 cm ● Perbesaran oleh lensa objektif dicari dengan persamaan mob = 14 kali ● Perbesaran pada lensa okuler dicari dengan persamaan berikut. mob = 12,5 + 1 = 13,5 kali ● Perbesaran mikroskop untuk mata berakomodasi maksimum adalah sebagai berikut. M = mob × mok M = 14 × 13,5 M = 189 kali Jadi, perbesaran mikroskop untuk mata berakomodasi maksimum adalah 189 kali. ● Panjang mikroskop dihitung dengan persamaan D = s’ob + sok sok dicari dengan persamaan berikut. sok = 1,85 cm Jadi, panjang mikroskop untuk mata berakomodasi maksimum adalah D = 15 + 1,85 = 12,85 cm Dengan demikian, panjang mikroskop untuk pengamatan mata berakomodasi maksimum adalah 16,85 cm. Untuk mata tidak berakomodasi Pada mikroskop, besar perbesaran objektif selalu sama, baik untuk penggunaan mata berakomodasi maupun tidak. Oleh karena itu, kita hanya perlu mencari nilai perbesaran lensa okulernya saja sebelum dapat menentukan perbesaran total mikroskop. ● Perbesaran oleh lensa okuler dihitung dengan persamaan berikut. mok = 12,5 kali ● Perbesaran total mikroskop dicari dengan persamaan M = mob × mok M = 14 × 12,5 M = 175 kali Jadi, perbesaran mikroskop untuk mata tidak berakomodasi adalah 175 kali. ● Panjang mikroskop dicari dengan persamaan berikut. D = s’ob + sok Untuk mata tidak berakomodasi, sok = fok sehingga D = s’ob + fok D = 15 + 2 D = 17 cm Jadi, panjang mikroskop untuk mata tidak berakomodasi adalah 17 cm.
Alat-alat optik adalah alat-alat yang menggunakan lensa dan/atau cermin untuk memanfaatkan sifat-sifat cahaya yaitu dapat dipantulkan dan dapat dibiaskan, cahaya tersebut digunakan untuk melihat. Selain dari mata kita, alat-alat optik digunakan bersamaan dengan mata kita, bisa juga untuk membantu kita melihat ataupun membutuhkan mata kita untuk menggunakannya. Macam-macam Alat Optik Alat optik terdiri dari dua macam alat optik alamiah dan alat optik buatan. Alat optik alamiah tentu saja adalah mata kita, sedangkan alat optik buatan adalah alat-alat optik yang dibuat oleh manusia seperti kaca mata, kaca pembesar/lup, mikroskop, teropong, kamera, periskop, episkop, diaskop, dan masih banyak lagi. 1. Mata Mata merupakan indra penglihatan dan merupakan organ tubuh kita yang dapat menangkap perubahan dan perbedaan cahaya. Perbedaan spektrum cahaya yang mampu ditangkap mata kita itulah yang menyebabkan kita dapat melihat warna. Tanpa cahaya, mata kita susah untuk melihat, kecuali pada mata binatang-binatang nokturnal yang memiliki struktur yang berbeda. Mata berfungsi dengan cara menerima, memfokuskan, dan mentransmisikan cahaya melalui lensa mata yang menghasilkan bayangan objek yang kemudian ditangkap oleh retina mata. Bayangan objek yang ditangkap retina tersebut kemudian dikirmkan ke otak melalui saraf optik untuk kemudian diolah menjadi gambar yang mampu kita lihat secara nyata. Perhatikan struktur anatomi mata di bawah ini untuk lebih jelasnya. 2. Kacamata Kacamata merupakan alat optik yang digunakan untuk membantu melihat pada orang yang memiliki cacat mata, baik itu rabun jauh, rabun dekat, ataupun mata silindris. Kacamata terdiri dari lensa cembung atau cekung tergantung jenis cacat matanya, frame atau kerangka yang menyangga lensa. Kacamata berfungsi dengan cara mengatur bayangan agar jatuh tepat di retina, dengan cara menjauhkan titik jatuh bayangan pada penderita rabun jauh dan mendekatkan titik jatuh bayangan pada penderita rabun dekat. Jauh dekatnya bayangan terhadap lensa kacamata yang digunakan tergantung pada letak objek, jarak fokus lensa, dan kekuatan atau daya lensa. Kekuatan atau daya lensa dirumuskan dengan di mana P = kekuatan atau daya lensa dioptri f = jarak fokus lensa m Untuk mencari jarak fokus lensa, kita bisa mendapatkannya dengan menggunakan rumus dimana, s = jarak benda ke lensa m s’ = jarak bayangan ke lensa m Oleh karena itulah saat kita memeriksa matanya ke dokter mata, maka kita disuruh membaca rangkaian huruf-huruf di depan kita dengan jarak yang sudah ditentukan sehingga dokter dapat menentukan jarak fokus lensa untuk mengetahui besarnya daya lensa yang dibutuhkan. 3. Kamera Kamera merupakan alat untuk menghasilkan foto. Cara kerja kamera hampir sama dengan cara kerja mata, yakni cahaya masuk difokuskan oleh lensa dan kemudian ditangkap oleh retina yang merupakan sensor pada kamera. Rumus untuk mencari titik fokus pada lensa kamera sama seperti yang kita gunakan pada lensa kacamata diatas. Pada gambar di bawah ini merupakan cara kerja kamera modern yang kita pakai. Terdapat sistem lensa yang terdiri lebih dari satu lensa dan sensor yang dipakai adalah sensor digital. 4. Mikroskop Mikroskop merupakan alat optik yang digunakan untuk melihat objek-objek yang sangat kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata. Cara kerja mikroskop adalah dengan memperbesar bayangan sehingga tampak lebih besar dan jelas. Mikroskop terdiri dari dua lensa cembung, yakni lensa okuler dan lensa objektif. Perbesaran pada mikroskop sama dengan perkalian antara pembesaran pada lensa okuler dengan pembesaran pada lensa objektif. Perbesaran total mikroskop dapat dirumuskan dengan di mana Mob = perbesaran lensa objektif Mok = perbesaran lensa okuler Untuk perbesaran lensa objektif, dapat dihitung dengan rumus Untuk perbesaran lensa okuler dengan pengamatan tanpa akomodasi, kita bisa menghitungnya dengan rumus Sedangkan, untuk perbesaran lensa okuler dengan mata berakomodasi maksimum Dengan menjumlahkan jarak bayangan dari lensa objektif ke lensa objektif dan lensa objektif ke lensa okuler, kita dapat mengetahui panjang mikroskop yang dituliskan dengan 5. Teropong/Teleskop Teropong merupakan alat optik yang digunakan untuk mengamati benda-benda yang jaraknya jauh dari pengamat sehingga tampak lebih dekat dan lebih jelas. Galileo L. Galilei merupakan penemu teleskop, atau yang saat ini kita kenal sebagai teropong. Teropong terdiri dari dua macam teropong bintang untuk melihat benda-benda angkasa, dan teropong bumi untuk mengamati benda-benda di bumi yang jaraknya jauh dari pengamat. Komponen alat optik pada teropong secara umum dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Teropong bintang saat ini sudah jauh berbeda dengan yang terdahulu. Teropong bintang saat ini menggunakan cermin pantulan untuk memperjelas objek. Untuk perbesaran teropong pada saat mata tidak berakomodasi dapat dihitung dengan rumus Sedangkan, untuk perbesaran teropong dengan mata berakomodasi maksimum 6. Kaca Pembesar Kaca pembesar merupakan alat optik yang sangat sederhana, terdiri dari satu lensa cembung yang berfungsi untuk mengamati benda kecil agar terlihat lebih besar dan jelas. Rumus untuk mencari pembesaran pada kaca pembesar baik untuk mata tanpa akomodasi maupun untuk mata berakomodasi maksimum sama dengan rumus pada lensa okuler mikroskop. Contoh Soal Alat Optik dan Pembahasan Contoh Soal 1 Berapa pembesaran mikroskop jika lensa okulernya memiliki pembesaran 10x, dan lensa objektifnya memiliki pembesaran 4x? a 14x b 24x c 40x d 44x Pembahasan Jawaban yang benar adalah C. Pembesaran pada mikroskop merupakan perkalian kedua lensanya, maka M = 40 Contoh Soal 2 Setelah pengukuran di dokter mata, kamu menderita rabuyn dekat dan hanya dapat melihat dengan jelas dari jarak 40 cm dimana normalnya adalah 25 cm. Berapa kekuatan lensa yang harus kamu pakai agar fungsi mata kembali normal? a 1 b 1,5 c 2 d 2,5 Pembahasan s = 25 cm s’ = -40 cm tanda negatif menunjukkan bayangan bersifat maya di depan lensa Untuk menghitung titik fokusnya, kita dapat mencarinya dengan 1,5 f = 100 f = 66,67 cm = Maka, kita dapat mengetahui kekuatan lensa yang dibutuhkan sebesar P = 1,5 Jadi, kamu perlu memakai kacamata dengan kekuatan 1,5 plus 1,5. Jawaban yang benar adalah B. Kontributor Ibadurrahman
Mengenal jenis-jenis alat optik. Foto PixabayAlat optik adalah alat yang digunakan untuk membantu penglihatan manusia. Dalam ilmu fisika, cara kerja alat optik adalah dengan memanfaatkan prinsip pemantulan dan pembiasan optik dibagi menjadi dua jenis yaitu alat optik alami dan buatan. Alat optik alami menjadikan mata sebagai alat utama penglihatan manusia. Sedangkan yang termasuk ke dalam alat optik buatan adalah kacamata, lup, kamera, mikroskop, teropong, dan ini penjelasan singkat untuk dapat mengenal jenis-jenis alat optik, seperti dikutip dari Buku Pintar Fisika SMP untuk Kelas 1, 2, & 3 karya Drs. Joko Untoro 2013 191.Mengenal jenis-jenis alat optik. Foto PixabayMataSebagai alat optik alami yang diciptakan Tuhan, prinsip kerja mata diadaptasi manusia dalam pembuatan alat optik lain. Mata terdiri dari bagian yang memiliki fungsi masing-masing, yaituKornea, yakni bagian depan mata yang berbentuk melengkung dan dilapisi oleh selaput humor, yakni cairan di belakang kornean dan berfungsi untuk membiaskan cahaya yang masuk ke mata berbentuk cembung dan berguna untuk mengatur pembiasan yang dilakukan oleh cairan di depan yakni selaput di depan lensa mata dan berfungsi untuk memberi warna pada yakni celah lingkaran yang dibentuk oleh iris dan mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke yakni bagian yang berfungsi sebagai layar untuk menangkap bayangan yang dibentuk oleh lensa kuning, yakni bagian pada mata yang peka terhadap rangsang optik, yakni bagian saran yang menghubungkan bintik kuning dengan adalah alat bantu penglihatan untuk mereka yang mengalami kerusakan pada mata. Untuk penderita miopi atau rabun jauh dibutuhkan kacamata negatif dengan lensa cekung agar dapat melihat untuk penderita hipermetropia atau rabun dekat dibutuhkan kacamata positif dengan lensa cembung agar dapat melihat dengan normal membutuhkan. Dan bagi penderita presbiopia atau mata tua dapat ditolong dengan menggunakan kacamata positif dan Pembesar LupLup atau kaca pembesar adalah sebuah alat yang digunakan agar benda kecil dapat terlihat dengan jelas. Lup seringkali dipakai oleh tukang arloji saat memperbaiki kerusakan yang ada di jam jenis-jenis alat optik. Foto PixabayKameraKamera adalah teknologi untuk menangkap gambar atau merekam video yang menggunakan prinsip kerja mata. Kamera juga memiliki bagian-bagian yang terdiri dariLensa cembung untuk membentuk yang digunakan menangkap bayangan yang dibentuk berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang mengenai fokus untuk mengubah jarak lensa pada terdiri dari dua lensa positif, yaitu lensa yang berada dengan objek lensa obyektif dan lensa yang berada dekat dengan mata lensa okuler. Mikroskop banyak digunakan oleh peneliti untuk mengamati benda yang berukuran atau yang dapat disebut juga teleskop digunakan untuk melihat benda dengan jarak yang sangat jauh. Teropong memiliki dua jenis yaitu teropong bintang dan teropong bintang memiliki ciri yang sama dengan mikroskop. Sedangkan teropong bumi digunakan untuk benda-benda yang jauh dari bumi terdiri dari tiga lengsa cembung yaitu lensa yang berada dekat objek objektif, membalikkan bayangan pembalik, dan berada di dekat mata okuler.
Dalam mata pelajaran fisika, terdapat materi pembelajaran mengenai alat optik yang berkaitan dengan pemantulan, pembiasan, lensa dan cermin. Iwan Permana Suwarna 2010 mengatakan alat optik adalah alat yang langkah percobaannya memanfaatkan prinsip pemantulan dan pembiasan cahaya. Alat optik yang sering digunakan adalah kacamata, kaca pembesar lup, mikroskop, kamera, dan periskop. Sementara dalam buku Rumus Pocket Fisika SMP, Erica Rosella, mengatakan pengertian alat optik adalah alat bantu yang digunakan untuk mengamati benda yang sukar diamati oleh mata. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Dapat diartikan juga, alat optik merupakan alat-alat yang menggunakan lensa dan/atau cermin untuk memanfaatkan sifat-sifat cahaya yaitu dapat dipantulkan dan dapat dibiaskan, cahaya tersebut digunakan untuk melihat. Alat optik terdiri dari dua macam yaitu alat optik alami dan alat optik buatan. Alat optik alami adalah mata, sedangkan alat optik buatan adalah alat-alat optik yang dibuat oleh manusia seperti kaca mata, kamera, lup/kaca pembesar, mikroskop, periskop, teropong, dan proyektor. Untuk lebih jelasnya berikut macam-macam alat optik dan fungsinya, dikutip dari Emodul Kemdikbud Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Macam-macam Alat Optik Dan Fungsinya 1. Mata Mata merupakan alat optik alami yang digunakan untuk melihat yang dimiliki oleh manusia dan hewan. Mata berfungsi dengan cara menerima, memfokuskan, dan mentransmisikan cahaya melalui lensa mata yang menghasilkan bayangan objek yang kemudian ditangkap oleh retina mata. Bayangan objek yang ditangkap retina tersebut kemudian dikirimkan ke otak melalui saraf optik untuk kemudian diolah menjadi gambar yang mampu kita lihat secara nyata. 2. Kacamata Kacamata merupakan alat optik yang digunakan untuk membantu melihat pada orang yang memiliki cacat mata, baik itu rabun jauh, rabun dekat, ataupun mata silindris. Kacamata terdiri dari lensa tergantung jenis cacat matanya, dan frame atau kerangka yang menyangga lensa. Kacamata berfungsi dengan cara mengatur bayangan agar jatuh tepat di retina, dengan cara menjauhkan titik jatuh bayangan pada penderita rabun jauh dan mendekatkan titik jatuh bayangan pada penderita rabun dekat. 3. Kamera Kamera merupakan alat untuk menghasilkan foto. Ada dua jenis kamera yang umum dikenal, yaitu kamera digital dan kamera analog. Cara kerja kamera hampir sama dengan cara kerja mata, yakni cahaya masuk difokuskan oleh lensa dan kemudian ditangkap oleh retina yang merupakan film pada kamera. 4. Lup Lup atau kaca pembesar hanya terdiri dari satu lensa positif dan berfungsi untuk memperbesar ukuran bayangan yang terbentuk di retina. Lup sebenarnya merupakan lensa cembung yang diletakkan antara mata dengan benda yang akan diamati. Lup banyak digunakan oleh tukang arloji untuk melihat komponen-komponen arloji yang berukuran kecil. 5. Mikroskop Mikroskop merupakan alat optik untuk melihat benda-benda kecil dengan perbesaran yang lebih besar dari perbesaran lup dapat mencapai lebih dari 100 kali lipat dari besar benda. Mikroskop pertama kali ditemukan oleh Zacharias Janssen dari Belanda pada tahun 1590. Mikroskop terdiri dari 2 lensa, lensa pertama dinamakan lensa objektif yang diletakkan dekat dengan benda yang akan diamati, sedangkan lensa kedua yang diletakkan dekat dengan mata pengamat dinamakan lensa okuler yang bertindak sebagai lup. 6. Periskop Periskop adalah alat optik yang berfungsi untuk mengamati benda dalam jarak jauh atau berada dalam sudut tertentu. Bentuknya sederhana, yaitu berupa tabung yang dilengkapi dengan cermin atau prisma pada ujung-ujungnya. Prisma ini akan memantulkan cahaya yang datar sejajar padanya, kemudian diatur sedemikian rupa sehingga membentuk sudut 45 derajat terhadap sumbu tabung. Periskop digunakan pada tank dan kapal selam. Para navigator kapal di kapal selam memanfaatkan periskop untuk mengamati gerak-gerik yang terjadi di permukaan laut. Ketika melihat ujung bawah, cahaya sejajar masuk lewat ujung atas mengenai cermin, oleh cermin akan dipantulkan membentuk sudut 45 derajat ke cermin bawah yang juga membentuk 45 derajat. Sinar-sinar pantul sejajar tadi akan dipantulkan kembali ke mata kita yang melihat dari ujung bawah sehingga Anda dapat melihat benda-benda yang berada di ujung atas. 7. Teropong Teropong atau teleskop merupakan alat optik yang digunakan untuk melihat benda-benda yang sangat jauh sehingga tampak lebih dekat dan lebih jelas. Teropong berfungsi mendekatkan benda ke mata, terdapat dua jenis teropong, yaitu 1. Teropong bias yang terdiri dari beberapa lensa untuk membiaskan sinar yang datang dari benda. Beberapa contoh teropong bias diantaranya yaitu teropong bintang dan teropong bumi. Teropong bintang digunakan untuk mengamati benda-benda langit, seperti bintang, planet dan asteroid. Teropong bintang menggunakan dua lensa cembung satu sebagai lensa objektif dan yang lainnya sebagai lensa okuler. Sementara, teropong bumi digunakan untuk melihat benda-benda di permukaan bumi. Teropong bumi terdiri atas tiga lensa cembung yang masing-masing berperan sebagai lensa objektif, lensa pembalik, lensa okuler. Lensa pembalik berfungsi membalik bayangan dari lensa objektif agar teramati seperti keadaan aslinya oleh lensa okuler. 2. Teropong pantul yang terdiri dari beberapa cermin dan lensa sebagai pemantul dan pembias sinar datang. 8. Proyektor Proyektor adalah sebuah perangkat optik yang memproyeksikan gambar atau gambar bergerak pada sebuah permukaan datar, biasanya sebuah layar putih atau dinding putih. Kebanyakan proyektor membuat gambar dengan cara menyinari objek melalui lensa transparan kecil, namun proyektor sekarang dapat memproyeksikan gambar secara langsung, dengan menggunakan laser. Ada beberapa jenis proyektor, diantaranya yaitu Proyektor Diaskop Diaskop Projector dan Overhead Projector OHP. Proyektor Diaskop Diaskop Projector adalah alat untuk memproyeksikan gambar diapositif sehingga terbentuk bayangan nyata pada layar. Alat ini terdiri dari sebuah cermin cekung sebagai reflektor pemantul dan dua buah lensa cembung masing-masing sebagai kondensor membuat sinar sejajar dan sebagai proyektor memperbesar gambar bayangan. Sementara, Overhead Projector OHP adalah alat untuk memproyeksikan benda tembus cahaya. Cara kerja OHP seperti diaskop. Alat ini sering dipakai karena memiliki beberapa kelebihan, yaitu dapat dipakai dalam ruangan terang dan benda yang diproyeksikan adalah gambar atau tulisan tangan dengan spidol pada kertas plastik atau kertas transparan. Eka Putri Wahyuni
alat optik selain kacamata lup mikroskop